JAMBI, MATAJAMBI.COM – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan bahwa program Kota Jambi Bahagia harus terus berjalan secara berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada program-program jangka pendek. Menurutnya, pembangunan Kota Jambi harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pernyataan tersebut disampaikan Kemas Faried menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi Tahun 2026 dan Rapat Paripurna Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang akan digelar pada 2 Juni mendatang.
Menurut Kemas Faried, berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Jambi selama ini patut diapresiasi. Namun, di usia yang ke-80 tahun, Pemkot Jambi tidak boleh cepat merasa puas karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami melihat sudah banyak capaian Pemerintah Kota Jambi yang patut diapresiasi. Namun di usia ke-80 ini tentu tidak boleh berpuas diri. Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan secara bersama-sama antara DPRD, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Kemas Faried menilai konsep Kota Jambi Bahagia tidak boleh hanya difokuskan pada satu sektor tertentu seperti penanganan sampah atau pembangunan infrastruktur semata. Menurutnya, program tersebut harus mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, ekonomi hingga tata kelola pemerintahan yang baik.
Ia menekankan bahwa keberlanjutan pembangunan harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar seluruh program berjalan efektif, transparan dan tepat sasaran.
"Kota Jambi Bahagia harus berkelanjutan. Bukan hanya berbicara soal sampah, tetapi bagaimana pengawasan terhadap penggunaan APBD dilakukan secara totalitas, akuntabel dan transparan demi kepentingan masyarakat," tegasnya.Selain menyoroti pembangunan dan pelayanan publik, Ketua DPRD Kota Jambi juga menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi daerah sebagai fondasi utama kemajuan kota.
Menurutnya, Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti daerah lain. Karena itu, sektor jasa, perdagangan, investasi, dan retribusi daerah harus menjadi motor penggerak perekonomian.
Kemas Faried meminta Pemerintah Kota Jambi terus menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga mampu menarik investor dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Kota Jambi mengandalkan sektor jasa dan retribusi. Karena itu iklim investasi harus terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi berjalan baik dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat," katanya.
Kemas Faried berharap momentum peringatan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 dapat menjadi refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.