Kesehatan

Kubis vs Kembang Kol, Mana yang Lebih Sehat untuk Jantung dan Pencernaan? Ini Penjelasannya

0

0

matajambi |

Kamis, 28 Mei 2026 09:04 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Kubis dan Kembang Kol, Dua Sayuran Rendah Kalori yang Baik untuk Jantung dan Pencernaan - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung
Kubis dan kembang kol juga termasuk makanan rendah kalori tetapi tinggi volume. Artinya, kedua sayuran ini dapat membantu perut terasa kenyang lebih lama tanpa menambah asupan kalori secara berlebihan. Karena itu, keduanya cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang menjaga berat badan.

Selain itu, kubis dan kembang kol mengandung vitamin K yang berperan dalam menjaga kekuatan tulang. Nutrisi ini membantu proses pembekuan darah dan mendukung kesehatan tulang dalam jangka panjang.

Sayuran cruciferous juga mengandung senyawa sulfur yang masih terus diteliti karena potensinya dalam membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Meski demikian, manfaat ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, sehingga konsumsi kubis dan kembang kol tetap sebaiknya menjadi bagian dari pola makan sehat secara menyeluruh.

Secara umum, kubis dan kembang kol memiliki kandungan nutrisi yang hampir mirip. Keduanya sama-sama mengandung serat, vitamin C, vitamin K, dan folat.

Kembang kol memiliki kandungan vitamin C dan folat yang sedikit lebih tinggi. Sementara kubis unggul dalam kandungan vitamin K.

Dalam satu cangkir kubis mentah, terdapat sekitar 22 kalori, 1,1 gram protein, 2,2 gram serat, 32,6 miligram vitamin C, 67,6 mikrogram vitamin K, dan 38,3 mikrogram folat.

Sementara dalam satu cangkir kembang kol mentah cincang, terdapat sekitar 26,8 kalori, 2 gram protein, 2,1 gram serat, 51,6 miligram vitamin C, 16,6 mikrogram vitamin K, dan 61 mikrogram folat.

Dari perbandingan tersebut, tidak ada yang benar-benar lebih unggul secara mutlak. Kubis dan kembang kol sama-sama memiliki kelebihan masing-masing dan baik dikonsumsi secara bergantian.

Kubis dan kembang kol sama-sama layak menjadi bagian dari pola makan sehat. Jika ingin meningkatkan asupan vitamin K, kubis bisa menjadi pilihan yang baik. Namun, jika ingin mendapatkan lebih banyak vitamin C dan folat, kembang kol dapat menjadi pilihan yang tepat.

Baca Juga:

Bupati Merangin M. Syukur Salat Id di Durian Lecah, Enam Sapi Kurban Dibagikan ke Warga

Pilihan terbaik adalah mengonsumsi keduanya secara rutin dan bervariasi. Dengan begitu, tubuh mendapatkan manfaat nutrisi yang lebih lengkap dari dua jenis sayuran cruciferous tersebut.

Agar manfaatnya lebih optimal, kubis dan kembang kol sebaiknya diolah dengan cara yang sehat. Hindari terlalu banyak minyak, garam, atau saus tinggi gula saat memasaknya.

Ada banyak cara sederhana untuk menambahkan kubis dan kembang kol ke dalam menu harian. Kembang kol bisa dipanggang dengan sedikit minyak zaitun dan bumbu sederhana. Sayuran ini juga bisa dijadikan sup agar teksturnya lebih lembut dan creamy.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER