Pemakaian minyak kemiri bakar secara teratur dapat membuat rambut tampak lebih gelap dan berkilau secara alami. Efek ini muncul karena minyak membantu melapisi batang rambut sehingga cahaya dapat dipantulkan dengan lebih baik.Rambut yang ternutrisi biasanya terlihat lebih sehat dan bercahaya. Namun, perlu dipahami bahwa minyak kemiri bakar tidak dapat mengubah warna rambut secara permanen seperti pewarna rambut berbahan kimia.
Minyak kemiri bakar memiliki sifat antiradang ringan yang dapat membantu meredakan rasa gatal atau iritasi ringan pada kulit kepala. Kulit kepala yang lembap dan tidak kering berperan penting dalam mencegah munculnya ketombe ringan serta rasa tidak nyaman.
Dengan penggunaan yang tepat, minyak ini dapat membantu menjaga keseimbangan alami kulit kepala. Meski demikian, pemilik kulit sensitif tetap disarankan melakukan uji tempel sebelum pemakaian rutin.
Minyak kemiri bakar juga kerap dimanfaatkan sebagai perawatan tambahan untuk membantu mengatasi kutu rambut. Teksturnya yang kental dapat melapisi rambut dan kulit kepala, sehingga berpotensi menghambat pergerakan dan pernapasan kutu.
Walau begitu, minyak kemiri bakar tidak dapat menggantikan pengobatan utama untuk kutu rambut, seperti obat topikal berbahan aktif tertentu. Penggunaannya lebih tepat sebagai terapi pendukung untuk melembapkan rambut dan mempermudah proses penyisiran setelah pengobatan medis dilakukan.
Agar manfaat minyak kemiri bakar untuk rambut bisa diperoleh secara maksimal, pastikan produk yang digunakan benar-benar murni dan bebas dari bahan tambahan berbahaya. Sebelum pemakaian, lakukan uji tempel pada area kecil kulit, misalnya di belakang telinga, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif.Minyak dapat dioleskan secara merata pada kulit kepala dan batang rambut, lalu dipijat lembut selama beberapa menit agar penyerapannya lebih optimal. Setelah itu, diamkan selama kurang lebih setengah hingga satu jam sebelum dibilas.
Gunakan sampo yang lembut agar sisa minyak dapat terangkat dengan bersih tanpa membuat rambut kering. Perawatan ini dapat dilakukan secara rutin sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu sesuai kebutuhan.
Pada umumnya, minyak kemiri bakar aman digunakan selama dipakai dengan cara yang tepat. Namun, pada sebagian orang, minyak ini dapat menimbulkan reaksi ringan seperti gatal, kemerahan, atau sensasi panas di kulit kepala, terutama pada mereka yang memiliki kulit sensitif.
Penggunaan sebaiknya dihindari pada kulit kepala yang sedang mengalami luka terbuka, infeksi, atau peradangan berat. Minyak kemiri bakar juga tidak dianjurkan untuk bayi di bawah usia enam bulan karena kondisi kulitnya yang masih sangat sensitif.
Perlu diingat bahwa manfaat minyak kemiri bakar untuk rambut bisa berbeda pada setiap individu. Faktor seperti jenis rambut, kondisi kulit kepala, serta kebiasaan perawatan sangat memengaruhi hasil yang diperoleh.