MATAJAMBI.COM - Lidah putih dan pahit sering menjadi keluhan kesehatan yang dialami banyak orang. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di mulut, mengganggu indera pengecap, hingga menurunkan nafsu makan. Banyak orang menganggap lidah putih dan pahit sebagai masalah ringan, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius.
Dalam dunia medis, lidah putih dan pahit dapat disebabkan oleh infeksi mulut, gangguan pencernaan, efek samping obat, hingga penyakit kronis seperti diabetes. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab lidah putih dan pahit agar dapat menentukan cara mengatasinya secara tepat.
Lidah putih dan pahit terjadi ketika permukaan lidah mengalami penumpukan bakteri, jamur, sel mati, atau sisa makanan. Penumpukan tersebut menyebabkan perubahan warna lidah sekaligus memicu rasa pahit di mulut.
Selain faktor kebersihan mulut, kondisi kesehatan tubuh juga sangat memengaruhi kesehatan lidah. Gangguan sistem pencernaan, penurunan daya tahan tubuh, hingga perubahan keseimbangan mikroorganisme di dalam mulut dapat menyebabkan lidah tampak putih dan terasa pahit.
Infeksi jamur mulut atau oral thrush merupakan penyebab lidah putih dan pahit yang sering terjadi. Kondisi ini dipicu oleh pertumbuhan jamur Candida yang berkembang secara berlebihan di rongga mulut.
Ketika infeksi terjadi, lidah biasanya terlihat dilapisi lapisan putih tebal yang sulit dibersihkan. Penderita juga dapat merasakan sensasi terbakar, nyeri, dan rasa pahit yang menetap. Risiko infeksi jamur mulut lebih tinggi pada penderita diabetes, pengguna antibiotik jangka panjang, serta individu dengan sistem imun lemah.
Jika tidak ditangani, infeksi jamur dapat menyebar ke bagian mulut lainnya dan memperburuk kondisi kesehatan rongga mulut.Kurangnya perawatan gigi dan lidah menjadi salah satu penyebab utama lidah putih dan pahit. Sisa makanan yang menempel pada permukaan lidah dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur.
Penumpukan bakteri tersebut tidak hanya menyebabkan lidah putih, tetapi juga menimbulkan bau mulut, radang gusi, dan gangguan pengecapan. Membersihkan lidah secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
Produksi air liur yang menurun dapat menyebabkan lidah berubah warna dan terasa pahit. Air liur berfungsi membersihkan rongga mulut dan menjaga keseimbangan bakteri alami.
Ketika tubuh mengalami dehidrasi atau mulut kering, bakteri akan berkembang lebih cepat sehingga memicu terbentuknya lapisan putih pada lidah. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang jarang minum air putih, mengonsumsi obat tertentu, atau memiliki gangguan kesehatan yang memengaruhi produksi air liur.
Penyakit asam lambung atau GERD juga sering menjadi penyebab lidah pahit. Kondisi ini terjadi ketika cairan asam dari lambung naik ke tenggorokan dan rongga mulut.