Kesehatan

Penggunaan Madu pada Wajah Tidak Selalu Aman, Ini Risikonya

0

0

matajambi |

Sabtu, 07 Feb 2026 07:43 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Penggunaan Madu pada Wajah Tidak Selalu Aman, Ini Risikonya - (freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Madu dikenal sebagai bahan alami yang sering dimanfaatkan dalam perawatan kulit karena kandungan antioksidan dan sifat pelembapnya.

Banyak orang menggunakan madu untuk membantu mengatasi jerawat ringan, melembapkan kulit, hingga membuat wajah tampak lebih cerah. Namun, meskipun berasal dari bahan alami, penggunaan madu pada wajah tetap berpotensi menimbulkan efek samping pada sebagian orang.

Tidak semua jenis kulit dapat menerima bahan alami dengan baik. Oleh karena itu, memahami risiko penggunaan madu untuk perawatan wajah menjadi hal penting, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau mereka yang baru pertama kali mencoba perawatan alami.

Salah satu efek yang paling sering muncul adalah reaksi alergi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kemerahan, gatal, ruam, atau pembengkakan setelah madu dioleskan ke kulit.

Baca Juga:

Sering Pakai Softlens? Ini Cara Melepasnya agar Mata Tidak Iritasi

Reaksi alergi lebih berisiko terjadi pada individu yang memiliki riwayat alergi terhadap produk lebah, seperti serbuk sari atau sengatan lebah. Hal ini disebabkan madu dapat mengandung partikel alergen yang masih tersisa.

Penggunaan madu secara langsung pada kulit sensitif dapat menimbulkan rasa panas, perih, atau kemerahan. Kondisi ini bisa terjadi karena tingkat keasaman madu yang berbeda dengan pH alami kulit.

Kulit yang sedang mengalami peradangan, kekeringan, atau iritasi ringan biasanya lebih rentan mengalami efek samping tersebut.

Tekstur madu yang kental dapat meninggalkan residu pada permukaan kulit jika tidak dibersihkan dengan baik. Sisa madu yang menempel dapat menyumbat pori-pori sehingga memicu munculnya komedo atau jerawat, terutama pada kulit berminyak.

Mengoleskan madu pada kulit yang memiliki luka terbuka atau bekas jerawat yang belum sembuh dapat meningkatkan risiko infeksi. Jika madu yang digunakan tidak higienis, bakteri dapat berkembang dan memperburuk kondisi kulit.

Baca Juga:

Resmikan DAF Percetakan Jambi, Wali Kota Dukung Wirausaha dan Ekonomi Kreatif

Dalam kasus yang jarang terjadi, penggunaan madu dapat memicu reaksi alergi berat. Gejalanya bisa berupa pembengkakan pada wajah, sesak napas, hingga pusing. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera.

Selain memiliki potensi efek samping, madu juga memiliki berbagai manfaat bagi kulit jika digunakan dengan benar. Kandungan antibakteri dalam madu dapat membantu meredakan jerawat ringan. Selain itu, madu juga dikenal mampu menjaga kelembapan kulit dan membantu memperbaiki tekstur kulit.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa madu mengandung zat antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER