“Gedung ini adalah rumah bersama bagi para relawan untuk berkumpul dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Yayasan Buddha Tzu Chi hadir untuk membantu semua orang tanpa membedakan ras, suku, maupun agama,” ungkap Franky.Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan gedung tersebut merupakan hasil dari dukungan para donatur yang dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya demi kegiatan kemanusiaan.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi landasan utama bagi para relawan dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami percaya bahwa tempat yang dihuni oleh orang-orang yang berbuat kebaikan akan selalu membawa keberkahan. Relawan Buddha Tzu Chi berasal dari berbagai latar belakang, dan bantuan yang diberikan juga ditujukan untuk semua masyarakat tanpa memandang perbedaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi Rony Attan menjelaskan bahwa yayasan tersebut selama ini fokus pada berbagai kegiatan sosial, seperti bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, pembagian sembako, hingga kegiatan donor darah.Ia juga menyampaikan bahwa pihak yayasan berencana menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Jambi, termasuk dalam program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ada pesan dari Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia agar kami berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi melalui Wali Kota untuk menjalankan program bedah rumah. Kami berharap melalui kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Rony.
Dengan hadirnya Kantor Penghubung Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi, diharapkan semakin memperkuat semangat solidaritas sosial serta mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Jambi, sekaligus menjadi wadah kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.