JAKARTA,MATAJAMBI.COM – Pergerakan pemudik Lebaran 2026 dari Pulau Jawa menuju Sumatera mulai terlihat. Jalur penyeberangan Merak–Bakauheni yang menjadi penghubung utama antar pulau kini mulai dipadati pemudik sejak H-8 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
PT ASDP Indonesia Ferry memastikan seluruh layanan penyeberangan telah dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama musim mudik tahun ini.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebutkan bahwa mobilitas masyarakat menjelang Lebaran mulai meningkat di berbagai daerah, termasuk pada lintasan Merak–Bakauheni.
Menurutnya, pergerakan masyarakat yang hendak pulang kampung dari Jawa ke Sumatera menunjukkan tren peningkatan sehingga berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak awal.
“Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mobilitas masyarakat mulai meningkat. Pergerakan pemudik dari Jawa menuju Sumatera di lintasan Merak–Bakauheni mulai terlihat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, ASDP menyiapkan sekitar 28 hingga 33 kapal yang beroperasi setiap 24 jam di lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni. Armada tersebut akan dioperasikan secara fleksibel menyesuaikan tingkat kepadatan arus kendaraan dan penumpang.
Selain memperkuat armada kapal, perusahaan juga melakukan optimalisasi berbagai fasilitas di pelabuhan agar pelayanan kepada pemudik tetap berjalan aman, nyaman, dan tertib selama periode mudik Lebaran.
Lintasan Merak–Bakauheni sendiri merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera melalui Selat Sunda. Jalur ini beroperasi selama 24 jam dan menjadi akses utama bagi kendaraan logistik maupun pemudik setiap musim Lebaran.
ASDP memprediksi jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang pada periode Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Oleh karena itu, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.
Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan proses penyeberangan di jalur Merak–Bakauheni tetap berjalan lancar meskipun volume pemudik terus meningkat mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026.