JAMBI – Menjelang momen arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) melakukan langkah antisipatif dengan membersihkan jalur jalan provinsi dari gangguan vegetasi liar.
Kegiatan yang dikenal sebagai tebas bayang ini dilakukan di berbagai ruas jalan sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Penanganan difokuskan pada pembersihan ranting pohon, semak belukar, serta tanaman liar yang tumbuh di sekitar badan dan bahu jalan.
Keberadaan vegetasi tersebut dinilai dapat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama di tikungan atau ruas jalan dengan visibilitas terbatas.
Dengan dibersihkannya area tersebut, diharapkan pengendara dapat melihat kondisi jalan dengan lebih jelas sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan.
Kegiatan tebas bayang dilaksanakan secara bertahap dengan menyasar ruas jalan provinsi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Jalur-jalur ini diperkirakan akan mengalami lonjakan volume kendaraan selama periode mudik, sehingga perlu dipastikan dalam kondisi aman dan layak dilalui.Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan pemerintah dalam menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat saat Lebaran.
Selain meningkatkan aspek keselamatan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Jalan yang bersih dari gangguan vegetasi membuat perjalanan terasa lebih aman dan tidak menimbulkan rasa was-was, terutama saat berkendara di malam hari atau dalam kondisi cuaca kurang bersahabat.
Pemerintah Provinsi Jambi mengingatkan bahwa meskipun kondisi jalan terus diperbaiki dan ditata, keselamatan tetap menjadi tanggung jawab bersama.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga kecepatan agar perjalanan tetap aman hingga tujuan.