BATANG HARI, MATAJAMBI.COM – Upaya pencegahan tawuran remaja dan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan jajaran Polsek Pemayung, Kabupaten Batang Hari. Melalui pendekatan preventif dan humanis, Kapolsek Pemayung AKP L. Nauli Harahap, SH memberikan pembinaan mental dan sosialisasi kepada kalangan pemuda guna membangun kesadaran akan pentingnya menjaga masa depan dari pengaruh negatif pergaulan.
Kegiatan yang berlangsung di Mako Polsek Pemayung, Kecamatan Pemayung, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB tersebut turut dihadiri Camat Pemayung Fetter Zen, SH, MH, para pejabat utama (PJU) Polsek Pemayung, personel Bhabinkamtibmas, sejumlah orang tua, serta para remaja yang menjadi peserta pembinaan.
Dalam arahannya, Kapolsek Pemayung AKP L. Nauli Harahap menegaskan bahwa aksi tawuran maupun keterlibatan dalam jaringan narkoba hanya akan merusak masa depan generasi muda.
"Tawuran bukan solusi. Yang ada hanya luka fisik, catatan kepolisian, dan hilangnya kesempatan meraih cita-cita. Kami hadir untuk melindungi dan membina adik-adik semua, bukan untuk menakut-nakuti," tegas AKP L. Nauli Harahap.
Menurutnya, pemuda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan diarahkan ke kegiatan-kegiatan positif. Karena itu, pihaknya mendorong para remaja untuk aktif dalam aktivitas olahraga, keagamaan, seni, maupun kegiatan sosial yang dapat mengembangkan potensi diri.
Selain memberikan edukasi terkait bahaya tawuran, Kapolsek juga mengingatkan para pemuda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat menghancurkan masa depan dan merusak kehidupan keluarga.
Polsek Pemayung juga terus memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, RT, RW, serta pemerintah desa untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap generasi muda di wilayah Kecamatan Pemayung.Langkah ini dinilai penting mengingat kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius yang harus dicegah sejak dini melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Camat Pemayung Fetter Zen menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam-jam rawan dan saat berkumpul bersama teman sebaya.
"Orang tua adalah garda terdepan. Mari bersama-sama kita jaga anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam tawuran maupun penyalahgunaan narkoba," ujarnya.
Fetter Zen berharap komunikasi antara orang tua, sekolah, pemerintah desa, dan aparat keamanan terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Sementara itu, AKP L. Nauli Harahap menegaskan komitmen Polsek Pemayung untuk terus meningkatkan patroli dialogis di sejumlah titik rawan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.