Tekanan Jepang akhirnya membuahkan hasil. Daizen Maeda berhasil membawa Samurai Biru unggul setelah menyelesaikan skema serangan yang dibangun dengan sangat rapi.Gol tersebut berawal dari pergerakan Ritsu Doan di sisi kanan. Doan menerima umpan dari Ayase Ueda, lalu menusuk ke dalam dan mengirim bola ke ruang kosong di antara bek tengah Swedia.
Maeda yang tidak terkawal menyambut bola tersebut dan menuntaskannya menjadi gol. Jepang unggul 1-0 dan membuat pendukung Samurai Biru bersorak.
Keunggulan Jepang tidak bertahan lama. Enam menit setelah gol Maeda, Swedia berhasil menyamakan kedudukan melalui Anthony Elanga.
Elanga menunjukkan kualitasnya lewat penyelesaian yang indah. Ia melepaskan tembakan kaki kiri melengkung dari sudut kotak penalti yang melewati barisan pertahanan Jepang.
Bola mengarah ke gawang dan gagal dijangkau kiper Jepang, Zion Suzuki. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi momen penting bagi Swedia. Dengan tambahan satu poin, mereka tetap menjaga peluang lolos ke babak gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik.Setelah skor kembali imbang, Swedia mulai menemukan ritme serangan. Mereka beberapa kali mengancam pertahanan Jepang, terutama melalui Alexander Isak.
Tiga menit setelah gol Elanga, Isak mendapatkan peluang berbahaya. Namun, Zion Suzuki tampil sigap dengan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Jepang tetap aman.
Swedia kembali menekan pada menit-menit akhir pertandingan. Isak lagi-lagi menjadi ancaman setelah menyambut bola dengan sundulan, tetapi Suzuki kembali menunjukkan ketenangan di bawah mistar.
Penyelamatan tersebut memastikan Jepang tetap mempertahankan skor 1-1 hingga laga selesai.
Hasil imbang melawan Swedia cukup untuk membawa Jepang finis sebagai runner-up Grup F. Samurai Biru mengumpulkan lima poin dan berhak melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.