“Selain menghadirkan hiburan kebudayaan dan perlombaan, kami juga menyediakan stan khusus untuk menyampaikan informasi wisata dan Geopark Merangin kepada pengunjung,” ujar Suherman.Menurutnya, promosi wisata dan Geopark Merangin menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dengan banyaknya pengunjung yang hadir, informasi tentang potensi wisata Merangin dapat tersampaikan lebih luas.
Pekan Budaya Jambi Elok Nian menjadi salah satu momentum penting bagi Kabupaten Merangin untuk memperkenalkan adat, seni, budaya, dan potensi daerah.
Kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan kekayaan tradisi, tetapi juga menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perubahan zaman.
Melalui tema Merajut Tuah Merawat Marwah Adat Merangin, kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya daerah.Penutupan yang berlangsung penuh kehangatan menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dikemas secara meriah, dekat dengan masyarakat, dan tetap memberi manfaat bagi ekonomi lokal.
Dengan berakhirnya gelaran Pekan Budaya Jambi Elok Nian, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap semangat menjaga adat dan budaya tidak berhenti di panggung acara, tetapi terus hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.