Sejak Broken Strings dirilis, Aurelie menerima gelombang dukungan besar dari warganet yang memuji keberaniannya berbicara dan berbagi kisah penyintas. Namun, di sisi lain, sebagian netizen juga melayangkan kecaman kepada Roby Tremoti.
Menanggapi situasi tersebut, Roby melalui unggahan media sosial pada Jumat 09 Januari 2026 menyatakan bahwa dirinya menerima banyak “komentar fitnah yang super liar”. Ia menduga serangan tersebut ditujukan untuk menjatuhkan reputasinya.
Hingga kini, Broken Strings masih menjadi bahan perbincangan luas, sekaligus membuka diskusi publik tentang manipulasi, relasi tidak sehat, dan keberanian penyintas untuk bersuara.