“Kami mempresentasikan program Kampung Bahagia yang menjadi salah satu prioritas Pemkot Jambi. Di Malang juga ada program sejenis, sehingga kami bisa saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kualitas pelaksanaannya,” jelasnya.
Wali Kota Maulana menilai, kerja sama ini tidak berhenti pada pengelolaan pajak dan program sosial saja. Masih banyak ruang kolaborasi lain yang bisa dikembangkan, mulai dari ekonomi daerah, pelayanan publik, hingga pembangunan berbasis masyarakat.
“Ke depan, banyak hal yang bisa kita sinergikan. Harapannya, kolaborasi ini memberi manfaat nyata bagi kemajuan Kota Jambi dan Kota Malang,” tuturnya.Kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Jambi untuk membangun sistem pemerintahan yang berbasis teknologi informasi. Melalui integrasi aplikasi digital seperti Persada dan Vesop, pengelolaan pajak dan retribusi diharapkan menjadi lebih efisien, transparan, akuntabel, dan terintegrasi.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Jambi turut didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.