Metronews

Wali Kota Jambi Luncurkan Program OPBM, Pelayangan Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah

0

0

matajambi |

Minggu, 08 Feb 2026 08:10 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Wali Kota Maulana Luncurkan Sistem Pengelolaan Sampah OPBM di Pelayangan, Targetkan Penutupan TPS Liar - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBI, MATAJAMBI.COM – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sistem pengelolaan persampahan berbasis masyarakat. Wali Kota Jambi Maulana, secara resmi meluncurkan program Pengelolaan Sampah melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang mengintegrasikan pengangkutan dari gerobak motor (Germo) ke armada angkutan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Kecamatan Pelayangan, Sabtu 07 Februari 2026.

Peluncuran program tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Pengukuhan Ketua Forum Rukun Tetangga (KFRT) se-Kecamatan Pelayangan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pelayangan.

Program ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, serta sesuai dengan tata ruang wilayah. OPBM diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana memberikan apresiasi kepada jajaran kecamatan, kelurahan, serta masyarakat Pelayangan yang dinilai menjadi wilayah pertama yang menerapkan sistem pengelolaan sampah tertutup berbasis OPBM di Kota Jambi.

Menurut Maulana, pengelolaan sampah merupakan salah satu fokus utama dalam mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia. Ia menjelaskan bahwa aspek kebersihan menjadi bagian penting dalam konsep tersebut, khususnya pada indikator “Bersih” yang menekankan pengelolaan sampah secara tertutup guna menekan keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal.

Selain kebersihan, Maulana juga menyoroti aspek keamanan melalui program “Kampung Bahagia”. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berencana memasang kamera pengawas atau CCTV di seluruh RT di Kota Jambi untuk meningkatkan keamanan lingkungan.

“Jika pengelolaan sampah berjalan baik dan sistem keamanan diperkuat, maka Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk berpotensi berkembang menjadi kawasan wisata budaya dan religi. Ke depan, kita menargetkan Kota Jambi menjadi kota yang aman dan nyaman,” katanya.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan untuk pemasangan lampu penerangan jalan di sejumlah titik, khususnya di jalur penghubung Kecamatan Danau Teluk hingga Pelayangan.

Ia menjelaskan bahwa penerangan jalan yang memadai akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan keamanan wilayah. Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya Melayu dalam pembangunan kota.

“Pembangunan harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Kita harus terbuka terhadap kemajuan, tetapi tetap mempertahankan karakter masyarakat Melayu sesuai semangat berbahagia dan berbudaya,” ujarnya.

Melalui implementasi OPBM di Kecamatan Pelayangan, seluruh sampah rumah tangga nantinya akan dikumpulkan langsung dari rumah warga menggunakan gerobak motor yang dioperasikan petugas kebersihan.

Maulana menambahkan, setiap unit petugas kebersihan akan diisi dua tenaga kerja di masing-masing kelurahan dan dijamin perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ia menegaskan kebijakan ini bertujuan memastikan keselamatan dan kesejahteraan petugas di lapangan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER