JAKARTA, MATAJAMBI.COM – Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong percepatan transformasi digital, khususnya dalam pemerataan akses internet hingga wilayah pedesaan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi yang dipimpin Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, M.E., bersama perwakilan Diskominfo kabupaten/kota se-Provinsi Jambi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Komdigi, Jakarta, Senin 09 Februari 2025 itu dihadiri sejumlah pejabat kementerian serta tenaga ahli yang membidangi pengembangan ekosistem digital nasional.
Rombongan dari Provinsi Jambi terdiri dari perwakilan Diskominfo Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Batang Hari, Kota Sungai Penuh, Kerinci, Tebo, Merangin, serta Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bungo.
Sementara dari pihak Komdigi hadir Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Politik, Arnanto Nurprabowo, bersama jajaran tim pengembangan aparatur digital, penguatan ekosistem startup, supervisi layanan BAKTI, hingga tenaga ahli kementerian.
Dalam kesempatan tersebut, Ariansyah memaparkan kondisi akses internet di Provinsi Jambi yang dinilai masih belum merata, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
“Masih terdapat sejumlah desa di Provinsi Jambi yang belum memiliki akses internet memadai. Kondisi ini menjadi kendala dalam pengembangan layanan digital, pendidikan, serta pelayanan publik bagi masyarakat di daerah pedalaman,” ungkapnya.Ia menjelaskan, sejumlah wilayah seperti Kabupaten Kerinci, Merangin, dan Bungo masih menghadapi persoalan blank spot jaringan telekomunikasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperlambat proses digitalisasi daerah.
Selain itu, Ariansyah juga mengusulkan program pelatihan Training of Trainers (ToT) Talent Digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pemerintah daerah dalam mendukung implementasi program Satu Data Indonesia serta pengembangan layanan publik berbasis digital.
“Melalui pelatihan ini, ASN diharapkan memiliki kompetensi digital yang lebih baik sehingga mampu memperkuat sistem pelayanan pemerintahan berbasis teknologi,” jelasnya.
Menanggapi usulan tersebut, Staf Khusus Menteri Komdigi Arnanto Nurprabowo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempercepat pemerataan digitalisasi.
“Kami melihat komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi Jambi. Karena itu, Jambi akan menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas lebih dalam pengembangan akses internet dan program peningkatan kapasitas digital ASN,” ujarnya.