Arnanto menjelaskan, Komdigi saat ini tengah mempercepat implementasi program Universal Service Obligation (USO) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Program tersebut menargetkan penambahan perangkat jaringan satelit VSAT di berbagai wilayah yang belum memiliki akses internet optimal.
“Tahun ini kami menargetkan pemasangan ribuan perangkat VSAT di wilayah non 3T, termasuk sekolah negeri, sekolah keagamaan, pondok pesantren, serta fasilitas kesehatan. Provinsi Jambi masuk dalam prioritas pengembangan karena menunjukkan sinergi yang baik dengan kementerian,” tambahnya.
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat desa. Pemerataan jaringan internet dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pelayanan publik berbasis teknologi.
Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemprov Jambi optimistis mampu mengejar ketertinggalan digital dibandingkan daerah lain di Indonesia.
“Kami berharap dukungan Komdigi dapat mempercepat pemerataan akses internet di seluruh wilayah Jambi sehingga digitalisasi dapat dirasakan hingga ke pelosok desa,” pungkas Ariansyah.