Lebih lanjut, Nunuk menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan rancangan besar (grand design) untuk pemenuhan kebutuhan guru secara berkelanjutan. Skema tersebut mencakup tahapan pre-service, in-service, hingga post-service.Melalui pendekatan tersebut, pemerintah tidak hanya berfokus pada pemenuhan jumlah tenaga pengajar, tetapi juga memastikan peningkatan kualitas serta pengembangan karier guru secara berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan guru non-ASN. Nunuk memastikan bahwa para guru non-ASN tetap dapat menjalankan tugasnya sembari menunggu proses penataan yang sedang dilakukan pemerintah.
Kegiatan ini kemudian ditutup dengan penandatanganan deklarasi komitmen bersama untuk mendukung program prioritas Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan BGTK.Penandatanganan deklarasi tersebut menjadi simbol kesepakatan bersama dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih, transparan, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Jambi.