JAMBI, MATAJAMBI.COM - Kebakaran hebat melanda deretan rumah toko (ruko) di kawasan Jalan Sultan RT 16, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Jambi, Kamis malam 07 Mei 2026. Sedikitnya empat unit ruko dilaporkan hangus terbakar, termasuk toko ponsel Pstore yang dikenal menjual berbagai merek handphone dan aksesoris elektronik.
Akibat kebakaran itu, arus lalu lintas di Jalan Sultan dan kawasan sekitar Jelutung mengalami kemacetan panjang. Petugas kepolisian tampak berjaga di lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus kendaraan yang sempat tersendat.
Berdasarkan keterangan warga, api mulai terlihat membesar usai salat Isya sekitar pukul 20.15 WIB. Awalnya hanya muncul asap hitam dari salah satu bangunan sebelum api dengan cepat merambat ke ruko lainnya.
“Habis Isya tadi api langsung besar,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Sementara itu, seorang pedagang minuman Thai Tea bernama Sasa mengaku sempat melihat asap hitam keluar dari bagian atas bangunan Pstore sebelum api membesar.
“Tadi ada asap di atas Pstore. Kami sempat diingatkan warga supaya hati-hati,” katanya.Pantauan di lapangan, sejumlah armada pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang terus berkobar. Warga juga tampak memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman, sementara kendaraan yang melintas harus mengantre panjang akibat kepadatan lalu lintas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung menurunkan 14 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung mengerahkan 14 armada serta puluhan personel karena lokasi berada di kawasan padat penduduk,” ujar Mustari.
Sebanyak 30 personel diterjunkan dalam upaya pemadaman agar api tidak merambat lebih luas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Meski kebakaran berlangsung cukup besar dan menghanguskan beberapa bangunan usaha, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena sejumlah ruko yang terbakar berisi barang elektronik dan perlengkapan usaha.