Keputusan tersebut membuat para pemain Madrid frustrasi, sementara pendukung Barcelona semakin percaya diri tim kesayangan mereka akan mengunci gelar juara malam itu.Hansi Flick kemudian melakukan sejumlah pergantian penting dengan memasukkan Raphinha dan Frenkie de Jong guna menjaga keseimbangan lini tengah sekaligus mempertahankan dominasi permainan hingga laga usai.
Drama sempat kembali terjadi di penghujung pertandingan ketika Barcelona memperoleh hadiah penalti setelah Raphinha dijatuhkan di kotak terlarang. Namun setelah meninjau ulang melalui VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut dan justru memberikan kartu kuning kepada Raphinha karena dianggap melakukan simulasi.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Barcelona. Hasil ini memastikan Blaugrana meraih gelar La Liga ke-29 sepanjang sejarah klub sekaligus memperkecil jarak koleksi trofi liga dari Real Madrid.
Keberhasilan Hansi Flick membawa Barcelona juara di musim pertamanya menjadi sinyal kebangkitan baru Blaugrana setelah beberapa musim terakhir sempat mengalami inkonsistensi. Kombinasi pemain muda seperti Pedri, Gavi, Fermin Lopez hingga kehadiran pemain berpengalaman membuat Barcelona tampil dominan sepanjang musim.Berikut susunan pemain kedua tim:
Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Eric Garcia; Pedri, Gavi; Marcus Rashford, Dani Olmo, Fermin Lopez; Ferran Torres.
Real Madrid (4-4-2): Thibaut Courtois; Fran Garcia, Dean Huijsen, Antonio Rudiger, Trent Alexander-Arnold; Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, Brahim Diaz; Vinicius Junior, Gonzalo Garcia.