ARLINGTON, MATAJAMBI.COM
Kapten tim Harry Kane tampil sebagai bintang lapangan setelah memborong dua gol. Sementara dua gol lainnya dicetak Jude Bellingham dan Marcus Rashford. Di kubu Kroasia, Martin Baturina serta Petar Musa sempat memberikan perlawanan sengit dengan mencetak masing-masing satu gol.
Kemenangan ini membawa Inggris langsung memuncaki klasemen sementara Grup L sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kroasia sempat mengancam lebih dulu melalui sundulan Josip Sutalo memanfaatkan sepak pojok Ivan Perisic. Namun peluang tersebut belum mampu mengubah kedudukan.
Inggris kemudian mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-12 setelah Noni Madueke dijatuhkan Luka Modric di dalam kotak terlarang. Harry Kane yang dipercaya sebagai algojo sempat gagal pada percobaan pertama karena kiper Dominik Livakovic bergerak lebih cepat dari garis gawang.
Setelah wasit memerintahkan tendangan diulang, Kane tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua dan sukses membawa Inggris unggul 1-0.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Kroasia yang tidak ingin tertinggal terus berusaha menekan pertahanan Inggris melalui kombinasi Perisic, Petar Musa, dan Martin Baturina.Perjuangan Kroasia membuahkan hasil pada menit ke-36. Martin Baturina berhasil memanfaatkan ruang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau Jordan Pickford. Skor berubah menjadi 1-1.
Namun keunggulan Kroasia hanya bertahan beberapa menit. Pada menit ke-42, Harry Kane kembali menunjukkan insting predatornya di depan gawang dengan menyundul bola hasil situasi sepak pojok yang dikirim Declan Rice.
Gol kedua Kane membuat Inggris kembali memimpin 2-1.
Saat publik Inggris mulai bersiap menyambut keunggulan timnya hingga jeda, Kroasia justru kembali memberi kejutan. Memasuki injury time babak pertama, Petar Musa berhasil memanfaatkan umpan matang Ivan Perisic dan mengubah skor menjadi 2-2.
Skor imbang tersebut menutup babak pertama yang berlangsung sengit dan penuh drama.