Metronews

Pemkot Jambi Percepat Pengembangan Kampung Batik Ulu Gedong Jadi Destinasi Wisata Budaya Melayu

0

0

matajambi |

Rabu, 24 Jun 2026 22:22 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Wali Kota Jambi Maulana memimpin forum diskusi pengembangan Kampung Batik Ulu Gedong sebagai destinasi wisata budaya Melayu di Seberang Kota Jamb - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

KOTA JAMBI, MATAJAMBI.COM - Pemkot Kota Jambi terus mempercepat pengembangan kawasan wisata dan budaya Melayu di wilayah Seberang Kota Jambi. Salah satu fokus utama pengembangan tersebut adalah Kampung Batik Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, yang diproyeksikan menjadi destinasi unggulan berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal.

Komitmen itu ditegaskan dalam Forum Diskusi Bersama yang digelar di Ruang Rapat Kerja Wali Kota Jambi, Rabu, 24 Juni 2026. Forum tersebut membahas laporan perkembangan kegiatan Kampung Batik yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk.

Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, BAZNAS Kota Jambi, Camat Danau Teluk, Lurah Ulu Gedong, serta tokoh dan unsur masyarakat setempat.

Pengembangan Kampung Batik Ulu Gedong menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Kota Jambi dalam mengangkat budaya Melayu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis budaya.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kawasan Seberang Kota Jambi harus dikembangkan secara terintegrasi. Menurutnya, berbagai potensi wisata budaya, religi, sejarah, dan ekonomi kreatif di kawasan tersebut perlu saling terhubung dalam satu sistem layanan wisata.

“Memang kawasan ini disambut dengan nuansa wisata budaya Melayu. Kita ingin kawasan ini berkembang secara integratif. Dari Gentala Arasy nantinya akan terkoneksi dengan seluruh sistem layanan wisata di bidang budaya, religi, dan sektor lainnya,” ujar Maulana.

Maulana menyebut, Kampung Batik akan menjadi salah satu stimulus utama dalam percepatan pembangunan kawasan wisata budaya Melayu yang mencakup Kecamatan Danau Teluk dan Kecamatan Pelayangan.

“Kita ingin mengangkat budaya Melayu dengan berbagai macam aspeknya. Salah satu yang kita tonjolkan adalah Batik Jambi. Ini budaya leluhur yang harus kita angkat dan lestarikan,” tegasnya.

Selain Kampung Batik, Pemerintah Kota Jambi juga tengah memperjuangkan pembangunan Kampung Nelayan seluas dua hektare di kawasan Danau Teluk. Program tersebut telah diusulkan kepada pemerintah pusat.

“Kita sudah siapkan lahannya. Saya sudah bertemu menteri terkait dan insya Allah sedang diproses. Nantinya akan menjadi kawasan wisata Kampung Nelayan yang dilengkapi pasar ikan, pusat kuliner ikan, keramba, wisata perahu hingga aktivitas memancing,” jelas Maulana.

Sebagai penunjang pengembangan wisata, Pemkot Jambi juga akan menyiapkan sebuah rumah sebagai titik pertemuan dan pusat aktivitas wisata. Pengelolaannya akan dilakukan bersama masyarakat setempat.

Bangunan tersebut merupakan aset yang dipinjamkan oleh warga dan akan diperbaiki oleh pemerintah untuk mendukung pengembangan kawasan wisata budaya Melayu di Seberang Kota Jambi.

Sumber :

1 2 3

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER