Portugal tidak tinggal diam. Meski lebih banyak berada dalam tekanan, mereka tetap memiliki peluang berbahaya menjelang akhir babak pertama.Pada menit ke-39, Bruno Fernandes mendapatkan ruang bebas di depan gawang Kolombia. Gelandang Portugal itu melepaskan tembakan dari jarak dekat, tetapi Camilo Vargas tampil gemilang dengan penyelamatan point-blank.
Tiga menit sebelum turun minum, Joao Felix juga mendapat peluang menarik. Ia mengontrol bola dengan cerdik sebelum mencoba tendangan voli akrobatik.
Namun, usaha Felix masih melambung di atas mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama selesai.
Kolombia kembali menekan sebelum jeda. Gustavo Puerta dan James Rodriguez sama-sama mencoba menguji ketangguhan Diogo Costa lewat tembakan dari luar kotak penalti.
James Rodriguez beberapa kali menjadi pengatur serangan Kolombia. Pengalaman dan visi bermainnya membuat Kolombia mampu menjaga alur serangan tetap hidup.
Meski tidak mencetak gol, Kolombia terlihat lebih nyaman dalam menguasai permainan. Mereka mampu menekan Portugal dalam periode panjang dan memaksa lawan lebih banyak bertahan.Memasuki babak kedua, Portugal mencoba tampil lebih berani. Mereka meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol yang bisa membawa mereka menjadi juara grup.
Namun, Kolombia tetap menjadi tim yang lebih banyak menciptakan peluang berbahaya. Jhon Arias kembali menjadi pusat serangan dan beberapa kali membuka ruang untuk rekan-rekannya.
Arias sempat memberi umpan kepada pemain pengganti Richard Rios, tetapi tembakan Rios masih melebar dari sasaran.
Tidak lama setelah itu, Arias kembali mengancam lewat tembakan melengkung ke arah gawang. Diogo Costa kembali tampil sigap untuk menjaga gawang Portugal tetap aman.
Kolombia terus menyerang hingga menit-menit akhir pertandingan. Mereka nyaris mendapatkan gol kemenangan satu menit menjelang waktu normal berakhir.