Davinson Sanchez sempat membuat suporter Kolombia bersorak setelah menyundul bola ke gawang Portugal dari tiang jauh.Namun, kegembiraan itu tidak berlangsung lama. Setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.
Keputusan itu membuat skor tetap 0-0 dan membuat Kolombia harus puas dengan satu poin.
Ronaldo Minim Peluang
Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain yang paling mendapat perhatian dalam laga ini. Namun, bintang Portugal itu tidak banyak mendapatkan pelayanan dari rekan-rekannya.
Setiap kali menyentuh bola, Ronaldo mendapat sorakan dan cemoohan dari sebagian besar penonton di stadion. Meski begitu, ia tetap berusaha mencari ruang di lini depan Portugal.
Namun, kesempatan bersih untuk Ronaldo sangat terbatas. Satu-satunya tembakan tepat sasaran yang ia lepaskan datang dari tendangan bebas jarak jauh, tetapi bola mengarah tepat ke pelukan kiper Kolombia.
Portugal terlihat belum sepenuhnya mampu memaksimalkan banyaknya talenta yang mereka miliki. Meski lolos ke fase gugur, performa mereka masih menyisakan pekerjaan rumah besar.Hasil imbang 0-0 sudah cukup bagi Kolombia untuk mengamankan posisi teratas Grup K. Mereka tampil solid sepanjang fase grup dan menunjukkan kemampuan bersaing melawan tim kuat Eropa.
Kolombia kini akan menghadapi Ghana di babak 32 besar. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk melanjutkan performa positif dan membuktikan diri sebagai salah satu tim kuda hitam di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Portugal harus puas finis sebagai runner-up Grup K. Mereka akan menghadapi Kroasia di Toronto pada fase gugur.
Laga melawan Kroasia diprediksi tidak akan mudah. Portugal harus segera menemukan keseimbangan permainan jika ingin melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Meski tidak ada gol tercipta, duel Kolombia vs Portugal tetap menghadirkan pertandingan yang menarik. Kolombia tampil lebih agresif, menciptakan banyak peluang, dan beberapa kali membuat Portugal berada dalam tekanan.