Pilihan lebih cerdas: roti gandum dengan isian protein atau camilan pagi berbasis buah dan kacang.4. Yogurt dengan Gula Tambahan
Yogurt sejatinya adalah sumber protein, kalsium, dan probiotik yang baik untuk pencernaan dan keseimbangan hormon. Namun, banyak produk yogurt berperisa mengandung gula tersembunyi dalam jumlah tinggi, sehingga manfaatnya berkurang.
Kadar gula berlebih pada pagi hari bisa memicu lonjakan gula darah dan mengganggu kestabilan energi.
Solusi sehat: pilih Greek yogurt tawar atau yogurt tanpa lemak tanpa pemanis. Tambahkan buah segar, madu secukupnya, atau biji chia untuk rasa dan nutrisi alami.
5. Daging Olahan
Nugget, sosis, dan bacon memang praktis, tetapi termasuk daging olahan yang tinggi garam, lemak jenuh, dan pengawet. Kandungan natriumnya dapat meningkatkan tekanan darah, terutama bagi orang yang sensitif terhadap garam.Konsumsi berlebihan juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan masalah metabolik.
Alternatif aman: masak sendiri daging utuh seperti ayam atau ikan, dipanggang atau direbus, sehingga lebih terkontrol kandungan garam dan lemaknya.
6. Makanan Cepat Saji
Saat waktu terbatas, sarapan dari drive-thru memang menggoda. Namun, menu cepat saji seperti sandwich instan dan kentang goreng umumnya tinggi kalori, lemak trans, dan karbohidrat olahan yang miskin serat.
Dampaknya, tubuh cepat merasa kenyang sesaat lalu kembali lapar, sekaligus meningkatkan risiko gangguan kesehatan bila dikonsumsi rutin.