Selain itu, waktu berjalan kaki juga bisa memengaruhi manfaat yang diperoleh. Beberapa orang merasa jalan kaki di pagi hari membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari, sementara jalan kaki sore atau malam hari efektif untuk melepaskan penat setelah beraktivitas. Tidak ada waktu yang benar-benar paling sempurna, yang terpenting adalah konsistensi dan kenyamanan agar kebiasaan ini bisa terus dilakukan.Jalan kaki juga memiliki keunggulan lain yang jarang dibahas, yaitu membantu menjaga massa otot saat berat badan turun. Penurunan berat badan yang terlalu cepat sering kali diiringi dengan berkurangnya massa otot, namun jalan kaki cenderung lebih ramah terhadap otot karena intensitasnya moderat.
Dengan demikian, bentuk tubuh tetap lebih proporsional dan metabolisme dasar tubuh tetap terjaga.
Berbagai sumber kesehatan, termasuk Alodokter, kerap menekankan bahwa kunci utama penurunan berat badan bukan hanya jenis olahraganya, tetapi juga keteraturan dan keseimbangan dengan pola makan. Jalan kaki akan memberikan hasil yang jauh lebih baik jika dibarengi dengan asupan gizi seimbang, tidur cukup, dan pengelolaan stres yang baik.
Pada akhirnya, jalan kaki bukanlah solusi ajaib yang membuat berat badan turun drastis dalam waktu singkat. Namun justru di situlah keunggulannya. Penurunan berat badan yang terjadi secara perlahan melalui kebiasaan jalan kaki cenderung lebih stabil dan mudah dipertahankan.
Bagi siapa pun yang ingin memulai perubahan tanpa tekanan besar, jalan kaki adalah langkah kecil yang bisa membawa dampak besar bagi kesehatan dan bentuk tubuh di masa depan.