BATANG HARI, MATAJAMBI.COM – Warga Desa Bajubang Laut, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar yang terjerat di jaring ikan milik salah satu warga.
Reptil liar dengan panjang diperkirakan mencapai tiga meter tersebut ditemukan terperangkap di perairan sekitar permukiman, sehingga langsung menyita perhatian masyarakat setempat. Kejadian ini pun membuat warga waspada, mengingat lokasi penemuan berada tidak jauh dari aktivitas harian masyarakat.
Pemilik jaring ikan, Amyadi, mengungkapkan bahwa keberadaan buaya tersebut pertama kali diketahui pada malam hari saat dirinya hendak memeriksa hasil tangkapan.
“Saya kaget ketika melihat ada buaya besar terperangkap di jaring. Awalnya saya kira kayu atau benda besar, ternyata buaya,” ujarnya.
Menurut Amyadi, buaya tersebut diduga masuk ke dalam jaring untuk mencari ikan, namun justru tersangkut dan tidak bisa keluar kembali.
Mengetahui keberadaan buaya tersebut, Amyadi mengaku sempat menghubungi pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.
Namun hingga beberapa waktu berlalu, petugas belum juga tiba di lokasi. Demi menghindari risiko terhadap keselamatan warga, masyarakat setempat akhirnya berinisiatif melakukan penanganan secara mandiri.Dengan peralatan seadanya, warga bergotong royong mengamankan buaya tersebut. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena ukuran buaya yang besar dan sifatnya yang berbahaya.
Berdasarkan pantauan warga, buaya yang terperangkap tersebut diduga telah memangsa cukup banyak ikan di dalam jaring sebelum akhirnya tersangkut.
Akibat kejadian ini, pemilik jaring mengalami kerugian karena sebagian hasil tangkapan rusak dan habis dimakan reptil tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar bantaran sungai dan perairan di wilayah Muara Bulian agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama pada malam hari.
Warga berharap ke depan pihak terkait dapat lebih cepat merespons laporan serupa, sehingga penanganan satwa liar berbahaya dapat dilakukan secara profesional dan aman.