Sementara itu, Fernandes Sihombing, ayah dari Abrina Plesiah, mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Jambi terhadap kondisi anaknya.“Saya sebagai masyarakat kecil sangat merasa diperhatikan. Tadi Pak Wakil Wali Kota juga menyampaikan keinginan untuk membantu kami, termasuk kemungkinan rujukan pengobatan ke Jakarta atau Palembang,” kata Fernandes.
Ia menjelaskan bahwa saat ini putrinya masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU dan pihak keluarga masih menunggu keputusan dari rumah sakit terkait rujukan pengobatan lanjutan.
“Sekarang kami masih menunggu keputusan dari pihak rumah sakit terkait rujukan pengobatan berikutnya,” ujarnya singkat.
Melalui peristiwa ini, Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika terdapat masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan.Laporan tersebut dapat disampaikan melalui dinas terkait, camat, lurah, maupun ketua RT. Melalui program prioritas Kartu Bahagia, masyarakat kurang mampu di Kota Jambi telah difasilitasi untuk memperoleh akses layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan yang layak di Kota Jambi.