Metronews

Wakil Wali Kota Jambi Buka Sedekah Bumi Kebun Bohok, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

0

0

matajambi |

Sabtu, 25 Apr 2026 22:48 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Sedekah Bumi Kebun Bohok Meriahkan HUT Kota Jambi ke-80, Dorong Budaya dan Ekonomi Lokal - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

KOTA JAMBI, MATAJAMBI.COM - Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Sedekah Bumi di kawasan Kebun Bohok, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, pada Sabtu pagi, 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kota Jambi sekaligus memperingati 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Bola Bohok FC tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan warga tampak hadir mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari arak-arakan hasil panen, doa dan syukuran bersama, hingga bazar pelaku usaha mikro kecil dan menengah serta program Gerakan Pangan Murah.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah prosesi arak-arakan hasil bumi. Warga membawa berbagai hasil pertanian sebagai simbol rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan nilai budaya yang kuat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang hadir bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Ketua Komisi I DPRD Rio Ramadhan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mariani Yanti, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Diza menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sedekah Bumi yang dinilai memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi budaya, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat, ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa tradisi Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang diperoleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM serta program pangan murah yang digelar bersamaan, ujarnya.

Diza juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi tinggi bagi daerah, katanya.

Ia menambahkan bahwa jika dikelola dengan baik, Sedekah Bumi dapat menjadi bagian dari penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Jambi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut, tuturnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Jambi yang bertajuk “Bahagia Berbudaya”, yang bertujuan memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain rangkaian utama, acara ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba tumpeng yang menampilkan kreasi berbahan sayur, buah, serta nasi kuning. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat dalam melestarikan budaya.

Tradisi Sedekah Bumi di kawasan Kebun Bohok sendiri telah berlangsung sejak tahun 1980-an dan menjadi simbol kebersamaan serta rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian. Seiring berjalannya waktu, tradisi ini berkembang menjadi sebuah festival budaya yang tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jambi berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Kota Jambi yang lebih maju dan sejahtera.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER