6. Terapkan Teknik Pernapasan dan Relaksasi
Stres adalah pemicu utama migrain. Teknik napas 4–4–4 (tarik, tahan, hembuskan) membantu menurunkan aktivitas sistem saraf yang terlalu aktif.
Peregangan leher dan bahu juga penting karena ketegangan otot sering memperparah nyeri migrain.
7. Manfaatkan Aromaterapi
Minyak esensial seperti peppermint dan lavender mengandung senyawa yang dapat menenangkan saraf dan mengurangi persepsi nyeri.
Oleskan minyak yang telah diencerkan pada pelipis dan pijat perlahan.
8. Minum Air Jahe HangatJahe memiliki sifat anti-inflamasi alami dan sangat efektif meredakan mual yang sering menyertai migrain.
Minuman jahe hangat juga membantu melancarkan sirkulasi darah dan memberi efek relaksasi.
9. Gunakan Obat Bila Diperlukan
Jika nyeri sudah mengganggu aktivitas, obat seperti paracetamol atau ibuprofen dapat digunakan.
Minumlah segera saat gejala awal muncul agar efeknya lebih maksimal.