MATAJAMBI.COM - Perubahan warna kuku menjadi kebiruan bukan hanya persoalan estetika. Dalam banyak kasus, kuku biru merupakan sinyal tubuh bahwa ada masalah pada aliran darah atau kadar oksigen, bahkan bisa berkaitan dengan gangguan jantung, paru-paru, atau pembuluh darah.
Jika perubahan ini muncul tiba-tiba tanpa penyebab jelas, kondisi tersebut sebaiknya tidak dianggap remeh.
Kuku sejatinya berfungsi melindungi ujung jari, tetapi lebih dari itu, kuku juga mencerminkan kondisi kesehatan internal. Kuku yang sehat umumnya berwarna merah muda, menandakan suplai darah dan oksigen yang optimal. Sebaliknya, warna kebiruan bisa menjadi petunjuk awal adanya gangguan yang memerlukan perhatian medis.
Kuku biru dapat muncul akibat berbagai kondisi, mulai dari faktor lingkungan hingga penyakit yang berpotensi serius. Perubahan warna ini terjadi ketika darah yang mengalir ke ujung jari kekurangan oksigen atau alirannya terhambat.
Mengenali penyebabnya sejak dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
1. Rendahnya Kadar Oksigen dalam Darah (Sianosis)
Sianosis terjadi ketika tubuh kekurangan oksigen sehingga darah tampak lebih gelap dan jaringan, termasuk kuku, terlihat kebiruan. Kondisi ini sering berhubungan dengan penyakit jantung dan paru-paru, seperti gangguan jantung bawaan, gagal jantung, asma berat, pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), hingga emboli paru.Biasanya, kuku biru akibat sianosis tidak muncul sendirian. Gejala lain seperti sesak napas, bibir membiru, detak jantung cepat, atau kelelahan ekstrem sering menyertai dan memerlukan penanganan medis segera.
2. Paparan Suhu Dingin yang Berlebihan
Udara dingin dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sementara, sehingga aliran darah ke jari tangan dan kaki berkurang. Akibatnya, kuku bisa tampak kebiruan, terutama pada orang yang sensitif terhadap suhu dingin.
Meski umumnya membaik setelah tubuh dihangatkan, kuku biru yang sering muncul saat cuaca dingin bisa menandakan gangguan sirkulasi yang mendasarinya.
3. Gangguan Pembuluh Darah