Penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah dapat menghambat distribusi oksigen ke jaringan perifer. Dalam kondisi ini, kuku biru sering disertai rasa dingin, kesemutan, nyeri, atau perubahan warna kulit di jari.Beberapa kondisi yang berkaitan antara lain penyakit arteri perifer dan fenomena Raynaud. Jika dibiarkan, gangguan ini dapat memengaruhi kesehatan jaringan jangka panjang.
4. Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun tertentu, seperti lupus dan skleroderma, dapat menyebabkan peradangan kronis pada pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah ke ujung jari terganggu dan kuku bisa berubah warna.
Biasanya, kondisi ini disertai gejala lain seperti nyeri sendi, perubahan tekstur kulit, mati rasa pada jari, atau kelelahan berkepanjangan.
5. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa jenis obat dapat memengaruhi aliran darah atau fungsi paru-paru sehingga menyebabkan kuku tampak kebiruan. Meski tidak selalu berbahaya, perubahan ini perlu diperhatikan, terutama jika muncul setelah memulai pengobatan baru.Evaluasi dokter diperlukan untuk memastikan apakah obat perlu disesuaikan atau diganti.
6. Keracunan atau Paparan Zat Berbahaya
Paparan zat kimia tertentu seperti logam berat, nitrat, atau bahan industri dapat mengganggu kemampuan darah mengikat oksigen. Dampaknya, jaringan tubuh termasuk kuku bisa berubah menjadi biru.
Kondisi ini sering disertai keluhan lain seperti pusing, mual, lemas, atau sesak napas dan memerlukan penanganan darurat.
7. Cedera atau Benturan pada Kuku