Kesehatan

Dokter Sering Menemukan Ini Saat Pasien Mengeluh Bibir Pucat

0

0

matajambi |

Jumat, 23 Jan 2026 06:48 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Dokter Sering Menemukan Ini Saat Pasien Mengeluh Bibir Pucat - (Freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Bibir pucat sering kali dianggap sekadar masalah penampilan, padahal perubahan warna pada bibir dapat menjadi sinyal awal adanya gangguan kesehatan di dalam tubuh.

Kondisi ini bisa berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari masalah ringan seperti kurang minum, hingga kondisi medis yang lebih serius seperti anemia atau gangguan sirkulasi darah. Karena itu, bibir pucat sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika berlangsung lama atau disertai keluhan lain.

Dalam kondisi normal, bibir berwarna merah muda karena mendapatkan suplai darah dan oksigen yang cukup. Ketika warna tersebut memudar, cenderung putih atau keabu-abuan, hal ini menandakan aliran darah atau kadar oksigen ke jaringan bibir sedang menurun. Situasi tersebut kerap membuat penderitanya merasa khawatir, apalagi bila muncul secara tiba-tiba dan tidak kunjung membaik.

Menurut berbagai sumber kesehatan, Bibir pucat sering muncul bersamaan dengan tanda lain, seperti tubuh mudah lelah, wajah terlihat kusam, tangan terasa dingin, atau sulit berkonsentrasi. Kombinasi gejala ini menunjukkan bahwa tubuh sedang membutuhkan perhatian lebih serius.

Baca Juga:

Baru Bangun Tidur Jangan Pegang Ponsel Dulu, Lakukan Hal Ini agar Tubuh Lebih Sehat

Salah satu penyebab paling umum dari bibir pucat adalah anemia. Kondisi ini terjadi ketika kadar hemoglobin dalam darah rendah, sehingga kemampuan darah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh menurun.

Akibatnya, jaringan yang kaya pembuluh darah seperti bibir akan kehilangan warna alaminya. Selain bibir tampak pucat, anemia biasanya juga disertai pusing, jantung berdebar, lemas, dan penurunan stamina.

Selain anemia, dehidrasi juga sering menjadi pemicu bibir pucat. Saat tubuh kekurangan cairan, volume darah berkurang dan sirkulasinya menjadi kurang optimal. Kondisi ini membuat bibir terlihat kering, pecah-pecah, dan lebih pucat dari biasanya. Dehidrasi umumnya ditandai dengan rasa haus berlebihan, warna urine yang lebih gelap, serta frekuensi buang air kecil yang menurun.

Infeksi juga dapat menyebabkan perubahan warna bibir. Pada beberapa penyakit infeksi seperti demam berdarah, tifus, atau malaria, jumlah sel darah merah bisa menurun atau sirkulasi darah terganggu akibat reaksi peradangan.

Baca Juga:

Bukan Obat, Sarapan Pagi Ini Diam-Diam Membantu Menurunkan Kolesterol

Akibatnya, pasokan oksigen ke jaringan berkurang dan bibir tampak pucat. Biasanya kondisi ini disertai demam, nyeri badan, lemas, dan gejala khas lain sesuai jenis infeksinya.

Paparan suhu dingin merupakan penyebab lain yang bersifat sementara. Udara dingin membuat pembuluh darah di permukaan kulit menyempit, termasuk di area bibir. Penyempitan ini mengurangi aliran darah sesaat sehingga bibir terlihat pucat atau bahkan kebiruan. Umumnya warna bibir akan kembali normal setelah tubuh menghangat, tetapi jika tidak, perlu dicurigai penyebab lain.

Kekurangan nutrisi juga berperan besar dalam munculnya bibir pucat. Asupan zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang tidak mencukupi dapat mengganggu pembentukan sel darah merah.

Kelompok yang rentan mengalami kondisi ini antara lain ibu hamil, anak-anak, lansia, serta mereka yang menjalani pola makan tidak seimbang atau diet ekstrem. Selain bibir pucat, kekurangan nutrisi sering ditandai sariawan, nafsu makan menurun, dan tubuh terasa lemah.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER