Buah jeruk seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan grapefruit dikenal kaya vitamin C. Namun, kandungan asamnya yang tinggi dapat memicu asam lambung naik, terutama jika dikonsumsi malam hari.
Buah-buahan ini juga bersifat diuretik alami yang meningkatkan frekuensi buang air kecil. Akibatnya, tidur menjadi terputus karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Sebagai gantinya, pilih buah rendah asam seperti pisang, pir, atau mangga.
Banyak orang menganggap alkohol dapat membantu tubuh lebih cepat tertidur. Kenyataannya, minuman beralkohol justru merusak siklus tidur alami. Meski membuat mengantuk di awal, alkohol sering menyebabkan tidur tidak nyenyak dan mudah terbangun di tengah malam.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol sebelum tidur mengurangi fase tidur dalam dan meningkatkan risiko insomnia. Minuman non-alkohol seperti infused water atau mocktail sehat bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Hidangan pedas memang menggugah selera, tetapi kurang bersahabat dengan waktu tidur. Makanan yang mengandung cabai dapat memicu mulas, panas di dada, dan gangguan pencernaan.
Jika Anda harus makan malam agak larut, sebaiknya pilih menu yang ringan dan tidak terlalu berbumbu agar tubuh lebih mudah beristirahat.
Es krim sering dianggap sebagai camilan penutup sebelum tidur. Sayangnya, makanan ini tinggi lemak jenuh dan gula. Penelitian menunjukkan bahwa asupan lemak jenuh yang tinggi berkaitan dengan gangguan tidur dan insomnia.Selain itu, produk susu berlemak juga dapat memperburuk asam lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat berbaring.
Selain menghindari makanan pengganggu tidur, memperhatikan asupan nutrisi juga sangat penting. Beberapa zat gizi terbukti membantu tubuh lebih rileks dan siap beristirahat.
Magnesium berperan dalam mengatur sistem saraf dan produksi melatonin. Nutrisi ini banyak ditemukan dalam almond, bayam, alpukat, kacang hitam, dan kacang mete. Melatonin alami juga terdapat dalam ceri, anggur, tomat, dan gandum.
Tryptophan adalah asam amino yang membantu pembentukan serotonin dan melatonin. Zat ini terdapat dalam daging ayam, kalkun, susu, tahu, tempe, dan biji-bijian. Selain itu, berbagai vitamin seperti A, B kompleks, C, D, E, dan K juga mendukung fungsi tidur yang sehat.
Pola makan yang baik perlu didukung dengan kebiasaan sehari-hari yang tepat. Mengurangi penggunaan ponsel dan televisi sebelum tidur sangat dianjurkan karena cahaya biru dapat menekan produksi melatonin.