Kesehatan

Jangan Kaget! Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Minum Kopi Mendadak

0

0

matajambi |

Jumat, 15 Mei 2026 08:09 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Jangan Kaget! Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Minum Kopi Mendadak - (unsplash.com)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia dan telah lama dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Selain membantu meningkatkan energi dan konsentrasi, konsumsi kopi dalam jumlah wajar juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, perlindungan fungsi hati, hingga membantu meningkatkan performa otak.

Namun, di balik manfaat tersebut, tidak sedikit orang yang memilih berhenti minum kopi secara tiba-tiba atau cold turkey. Alasannya pun beragam, mulai dari gangguan kesehatan seperti jantung berdebar atau aritmia, sedang menjalani puasa, ingin mengurangi ketergantungan kafein, hingga sekadar menjalani pola hidup lebih sehat.

Sayangnya, menghentikan konsumsi kopi berkafein secara mendadak ternyata bisa memicu kondisi yang dikenal sebagai caffeine withdrawal atau gejala putus kafein. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan fisik maupun perubahan suasana hati yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga:

Rahasia Hidup Lebih Bahagia dan Produktif, Ternyata Dimulai dari Kesehatan Emosional

Kafein merupakan zat aktif utama dalam kopi yang bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Senyawa ini membantu meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan energi dengan cara memengaruhi aktivitas otak.

Saat seseorang rutin mengonsumsi kopi, kafein akan menghambat kerja adenosin, yaitu zat kimia di otak yang berfungsi menimbulkan rasa kantuk. Karena terus-menerus “diblokir” oleh kafein, otak akhirnya memproduksi lebih banyak reseptor adenosin sebagai bentuk penyesuaian.

Ketika konsumsi kopi dihentikan secara mendadak, tubuh kehilangan asupan kafein secara tiba-tiba. Akibatnya, adenosin bekerja lebih aktif dari biasanya dan memicu berbagai gejala penarikan kafein.

Kondisi inilah yang membuat banyak orang merasa tubuh mereka seperti “drop” saat berhenti minum kopi secara mendadak.

Salah satu gejala paling sering dialami saat berhenti minum kopi adalah sakit kepala. Hal ini terjadi karena kafein sebelumnya menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak.

Ketika konsumsi kopi dihentikan, pembuluh darah kembali melebar sehingga aliran darah meningkat. Perubahan inilah yang dapat memicu sakit kepala, bahkan pada sebagian orang terasa sangat berat seperti migrain.

Mereka yang memiliki riwayat migrain kronis biasanya lebih rentan mengalami nyeri kepala parah ketika tiba-tiba menghentikan asupan kafein.

Tidak sedikit orang mengaku merasa sangat lemas dan mengantuk setelah berhenti minum kopi. Kondisi ini terjadi karena meningkatnya aktivitas adenosin di otak.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER