MATAJAMBI.COM - Sarden dikenal sebagai salah satu makanan laut yang padat nutrisi. Ikan kecil ini mengandung lemak omega-3, protein, vitamin D, dan kalsium yang berperan penting dalam membantu mengurangi peradangan serta mendukung kesehatan jantung.
Namun, tidak semua orang menyukai sarden. Aroma yang cukup tajam dan rasa ikan yang kuat sering membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya. Kabar baiknya, manfaat nutrisi sarden masih bisa diperoleh dari berbagai makanan lain yang lebih mudah diterima lidah.
Beberapa jenis ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga telur tertentu dapat menjadi alternatif sehat bagi Anda yang ingin menjaga asupan omega-3 tanpa harus makan sarden.
1. Salmon
Salmon menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menggantikan sarden. Ikan ini kaya akan EPA dan DHA, yaitu jenis asam lemak omega-3 yang juga ditemukan dalam sarden.
Kedua jenis lemak sehat tersebut diketahui dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mendukung tekanan darah tetap stabil, serta membantu mengontrol kadar trigliserida dalam darah.
Selain omega-3, salmon juga mengandung vitamin D, selenium, vitamin B, dan protein berkualitas tinggi. Jika memilih salmon kalengan yang masih memiliki tulang lunak, kandungan kalsiumnya juga bisa lebih tinggi sehingga nutrisinya mendekati sarden.
Salmon dapat diolah menjadi berbagai menu sehat, mulai dari salad, rice bowl, wrap, hingga topping roti gandum.
2. Rainbow Trout
Rainbow trout atau ikan trout pelangi juga termasuk ikan berlemak yang kaya omega-3, protein, dan vitamin D.
Dibanding sarden, trout memiliki rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu amis. Karena itu, ikan ini cocok untuk orang yang ingin mendapatkan manfaat ikan berlemak tetapi kurang menyukai aroma sarden yang kuat.
Rainbow trout juga dikenal sebagai salah satu sumber vitamin D yang baik. Nutrisi ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, mendukung sistem imun, membantu kerja otot, dan berpotensi menunjang kesehatan jantung.