Metronews

Viral Se-Indonesia! Pramugari Gadungan Batik Air Kini Dapat Tawaran Sekolah Gratis, Ini Kisah Sebenarnya

0

0

matajambi |

Rabu, 14 Jan 2026 09:52 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Pramugari Gadungan Batik Air Ternyata Korban Penipuan Rp30 Juta, Akhirnya Dapat Sekolah Gratis - (matajambi.com)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Kisah Khairun Nisa atau yang akrab disapa Nisa, perempuan 23 tahun asal Palembang, kini memasuki babak baru setelah namanya viral sebagai pramugari gadungan Batik Air.

Di tengah badai kritik dan kekhawatiran soal keamanan penerbangan, justru muncul harapan tak terduga tawaran sekolah pramugari gratis dari Aeronef Indonesia.

Awalnya, publik dikejutkan oleh kemunculan seorang perempuan yang mengenakan seragam dan atribut pramugari Batik Air di penerbangan rute Palembang–Jakarta.

Video dan foto yang beredar luas di media sosial memperlihatkan Nisa berada di area bandara dan di dalam pesawat layaknya awak kabin resmi.

Baca Juga:

Lagi Viral! 15 Minuman Penurun Berat Badan yang Disebut Lebih Ampuh dari Obat Pelangsing

Namun kebenaran terungkap setelah ia diperiksa oleh petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta. Identitasnya dipastikan bukan sebagai pramugari aktif maskapai tersebut.

Kasus ini mencuat setelah diunggah akun media sosial yang menyoroti kehadiran seorang perempuan berseragam pramugari, tetapi tidak tercatat sebagai kru penerbangan. Meski Nisa memiliki boarding pass resmi sebagai penumpang, kehadirannya mengenakan seragam selama penerbangan memicu kecurigaan.

Kecurigaan itu semakin kuat saat ia berinteraksi dengan kru asli. Ketika ditanya soal prosedur keselamatan dan tugas awak kabin, jawabannya dinilai tidak sesuai dengan standar profesional. Setelah pesawat mendarat di Jakarta, petugas Aviation Security langsung melakukan pemeriksaan.

Ia sempat menunjukkan ID card pramugari, namun diketahui sudah tidak berlaku. Dari situlah, kasus pramugari gadungan Batik Air resmi terungkap dan menjadi perbincangan nasional.

Baca Juga:

PT Astra Honda Motor Salurkan Servis Gratis untuk 3.000 Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Di balik kontroversi itu, terkuak kisah pilu yang dialami Nisa. Berdasarkan keterangan kepolisian, ia ternyata menjadi korban penipuan lowongan kerja pramugari.

Nisa sempat membayar sekitar Rp30 juta kepada oknum yang mengaku bisa meloloskannya menjadi pramugari. Dengan harapan besar, ia datang ke Jakarta untuk mengikuti proses yang dijanjikan. Namun semua itu ternyata hanyalah tipu daya.

Uangnya lenyap, pekerjaan tak pernah ada, dan Nisa terjebak dalam tekanan psikologis serta rasa malu kepada orang tua dan keluarganya.

Penyamaran Nisa bukanlah bermotif kriminal. Ia melakukan itu karena tekanan mental, rasa putus asa, dan keinginan membanggakan orang tua setelah mengalami kegagalan pahit.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER